Way Kanan (Pl) Proyek Konstruksi peningkatan jalan Rigit Beton yang berada Di Ruas Jalan penghubung Kecamatan Kasui dan Kecamatan Rebang Tangkas, Di duga Tidak Mengikuti Aturan Teknis Mekanisme Regulasi Merujuk Ke Standar Nasional
Indonesia (SNI ) Lembaga Aliansi Badan Peneliatan Aset Negara Rebuplik Indonesia (BPAN) DPC way kanan Bersama Tim Awak Media pada hari Rabu 09 /07/2025 pukul 02:30 wib Turlap kelokasi proyek pembangunan
Proyek kontruksi Peningkatan Jalan Rigit Beton Yang Terletak di Area Kampung Bringin jaya kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan dikerjakan oleh CV.DAKOBA CORDS Pusat , dengan nilai sembilan miliyar lebih kontrak Rp 9.000.000.000,- bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025 diduga juga Sarat dengan penutupan informasi public.
Proyek ini diduga sarat korupsi, karena berdasarkan pantauan Lembaga BPAN dan Tiem awak media ini, pelaksanaan rekonstruksi jalan ini dilapangan dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai metode dan spesifikasi teknis yang
dipersyaratkan kontrak, namun pekerjaan tersebut oleh pihak Dinas PUPR Provinsi Lampung, dilakukan Pekerjaan tersebut asal-asalan di sertai tidak memakai Keamanan Mengikuti Peraturan Menteri Tenaga Kerja Terdapat peraturan menteri
yang mengatur K3 konstruksi, seperti Peraturan Menteri Tenaga Kerjaan dan Transmigrasi No.PER.01/MEN/1980 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Konstruksi Bangunan Penerapan K3 Konstruksi Penyediaan APD Perusahaan konstruksi wajib menyediakan APD yang sesuai dengan jenis pekerjaan dan
memastikan pekerja menggunakannya Dan lucunya lagi proyek anggaran Sebesar itu ketidak adanya Kantor Dereksi keet, atau yang sering disebut juga kantor lapangan atau site office, adalah bangunan sementara yang didirikan di lokasi proyek konstruksi untuk menjadi pusat kegiatan operasional dan administratif proyek
Selain itu, pekerjaan asal-asalan juga terlihat pada tekstur (bentuk permukaan) bangunan Siring Pasang Tersebut , diduga Komposisi adukakan Material yang berkualitas rendah bahkan amburadul tidak sesuai yang dipersyaratkan oleh proyek biasanya dan sangat terlihat jelas secar kasat mata
Terpisah Masyarakat juga harus berperan aktif mengawasi pekerjaan perovinsi dan setiap anggaran negara, biyar pekerjaan nya maksimal atau sesuwai sfekasi nya.kita tidak tau di mana kekurangan nya yg tau persis adalah pengawas nya.pengawas nya di harab kan aktip di lokasi.
juga sampai baru berapa hari sudah pada rusak itu tanda kerjaan tidak sesuay dg harapan masarakat menikmati jangka panjang atas pembangunan itu
Tutur, SHDANA DUMAS selaku anggota DPRD dari Praksi PDIP provinsi lampung
saat di pintai tanggapan via WhatsApp 08xxx
Selasa,15 Juli 2025.
(Su’in)
