polres Sanggau Menggelar Konferensi Pers Ungkap, 18,5 Kilogram Sabu, Kapolres Ber Prestasi

Avatar

Sanggau, Kalbar – (PI) Polres Sanggau kembali mencatat prestasi besar dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika. Melalui operasi yang digelar pada 1 November 2025, tim Satresnarkoba berhasil mengamankan 18,5 kilogram sabu-sabu di jalur poros Kalimantan yang mengarah ke wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.

Dalam konferensi pers di Mapolres Sanggau, Kapolres Sanggau, AKBP Sudarsono, S.I.K., menyampaikan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras aparat kepolisian dalam menjaga generasi muda agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Penangkapan ini merupakan prestasi bagi kita semua, sekaligus bukti keseriusan Polres Sanggau dalam melindungi masyarakat, khususnya anak-anak muda, agar tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” ujar AKBP Sudarsono.

Menurutnya, sabu-sabu tersebut berasal dari wilayah perbatasan dan hendak dibawa keluar melalui jalur utama Kalimantan. Berkat kejelian tim di lapangan, pelaku berhasil diamankan sebelum barang haram itu beredar lebih luas.

“Barang ini berasal dari perbatasan. Saat melewati jalur poros Kalimantan, petugas kita berhasil menghentikan dan mengamankan tersangka beserta barang bukti 18,5 kilogram sabu,” jelasnya.

Kapolres menambahkan, Sanggau merupakan wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga kerap menjadi jalur masuk utama peredaran narkotika lintas negara. Karena itu, pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi sekecil apa pun kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat sangat penting dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Sebagai catatan, dalam beberapa bulan terakhir, Polres Sanggau telah menggagalkan sejumlah upaya penyelundupan sabu dari Malaysia dengan total mencapai puluhan kilogram. Keberhasilan terbaru ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Polres Sanggau dalam mendukung program “Transformasi Menuju Polri yang Presisi” serta menjaga wilayah perbatasan Kalimantan Barat dari ancaman narkotika internasional.” Pungkasnya.

 

(Matnaji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *