Lampung (PI) — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Brigjen Pol. Yustan Alpiani, menerima kunjungan kerja dan silaturahmi jajaran Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Lampung di Markas Polda Lampung, Senin (26/10/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus membangun kembali komunikasi yang konstruktif antara kedua pihak.
Dalam pertemuan itu, Yustan menyampaikan bahwa persoalan yang terjadi sebelumnya telah diselesaikan melalui saling memaafkan. Ia menjelaskan, peristiwa tersebut dipicu oleh miskomunikasi sehingga perlu disikapi secara bijaksana demi menjaga hubungan baik dan kerja sama ke depan.
Kapolda Lampung juga menyatakan kesiapan Polda Lampung untuk bersinergi dengan PPWI. Terkait persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 PPWI Nasional, ia menyampaikan bahwa koordinasi mengenai pengamanan telah dilakukan dengan jajaran kepolisian di wilayah terkait.
Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan rangkaian kegiatan organisasi pers nasional itu berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Ketua PPWI Provinsi Lampung, Husin Muchtar, yang hadir bersama rombongan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Lampung atas penerimaan yang baik serta keterbukaan dalam membangun komunikasi.
Husin menilai, penyelesaian persoalan melalui dialog dan saling memaafkan merupakan langkah positif untuk memperkuat hubungan kelembagaan. Menurutnya, perbedaan pandangan maupun kesalahpahaman seharusnya tidak menjadi penghalang bagi institusi negara dan organisasi masyarakat untuk bekerja sama demi kepentingan publik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Lampung beserta jajaran yang telah menerima kunjungan PPWI dengan baik. Kami mengapresiasi keterbukaan dan semangat untuk menyelesaikan persoalan melalui komunikasi serta saling memaafkan. Bagi kami, silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan, melainkan langkah penting untuk membangun kembali kepercayaan, memperkuat koordinasi, dan membuka ruang kerja sama yang lebih baik ke depan,” ujar Husin.
Ia menegaskan, PPWI sebagai organisasi yang menaungi pewarta warga memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara profesional, berimbang, dan bertanggung jawab. Karena itu, hubungan yang sehat antara insan pers dan kepolisian sangat dibutuhkan, terutama dalam mendukung keterbukaan informasi, menjaga kondusivitas daerah, serta mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“Kami berharap sinergi ini dapat terus terpelihara. Pers dan kepolisian memang memiliki fungsi yang berbeda, tetapi keduanya dapat berkontribusi bagi kepentingan masyarakat. Kepolisian menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, sementara pers menyampaikan informasi serta menjalankan fungsi kontrol sosial secara bertanggung jawab. Dengan komunikasi yang terbuka dan saling menghormati peran masing-masing, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan lebih baik,” lanjutnya.
Husin juga menyampaikan bahwa PPWI Lampung siap mendukung terciptanya suasana yang aman dan kondusif menjelang pelaksanaan HUT ke-19 PPWI Nasional. Ia mengapresiasi koordinasi pengamanan yang dilakukan Polda Lampung dan berharap seluruh pihak terkait dapat terus berkomunikasi agar kegiatan berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan panitia, tetapi juga oleh dukungan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat.
“Kami berharap peringatan HUT ke-19 PPWI Nasional dapat berlangsung aman, tertib, dan sukses. Dukungan serta koordinasi dengan kepolisian menjadi bagian penting dari persiapan tersebut. Kami juga berkomitmen menjaga komunikasi yang baik dan menjalankan kegiatan jurnalistik secara profesional, sehingga keberadaan PPWI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Pentingnya kolaborasi tersebut sejalan dengan pemikiran Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J. Habibie, yang menekankan perlunya membangun sinergi positif dengan berbagai pihak, termasuk mereka yang memiliki perbedaan pandangan. Habibie berpandangan bahwa sinergi dapat menjadi kekuatan untuk menghasilkan perubahan dan menyelesaikan persoalan secara lebih efektif.
Dalam konteks hubungan PPWI dan Polda Lampung, semangat tersebut relevan untuk menempatkan dialog, keterbukaan, dan penghormatan terhadap peran masing-masing sebagai landasan kerja sama. Sinergi bukan berarti menghilangkan perbedaan fungsi, melainkan menyatukan komitmen untuk menjaga keamanan, memperkuat kepercayaan publik, dan menghadirkan informasi yang bermanfaat.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal penguatan hubungan yang berkelanjutan antara PPWI Lampung dan Polda Lampung, sekaligus mendorong terciptanya iklim komunikasi yang sehat antara insan pers, kepolisian, dan masyarakat. (rls/Tim Red PPWI)






