Diduga Menggelapkan Sepeda Motor Milik Majikannya, Seorang gadis Berinisial, NI (28) Warga Pekon Way Ngison, Lampung Barat, Diamankan Pihak Polsek

Avatar
banner 120x600

Lampung Tengah – PEWARTAINVESTIGASI.COM //
Diduga menggelapkan sepeda motor milik majikannya, seorang gadis berinisial, NI (28) warga Pekon Way Ngison, Lampung Barat, diamankan pihak Polsek Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah.

(NI) diketahui baru dua bulan bekerja sebagai pramusaji di warung makan milik majikannya yang berada di Rest Area 116 B Tol Trans Sumatera Kampung, Bumi Ratu Kecamatan, Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, yang diduga menggelapkan satu unit sepeda motor Honda Beat Pop warna putih hitam dengan No.Pol B.4928.FES milik Rohani yang merupakan majikannya, pada Rabu 7 Desember 2022 lalu, sekira pukul 18.30 Wib.

Dari keterangan Kapolsek Bumi Ratu Nuban, Iptu. Justin Afrian mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP. Doffie Fahlevi Sanjaya pihaknya menerima laporan dari korban Rohani, dan langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan (NI) berhasil diamankan anggotanya di Rest Area 163 Kamp.Gunung Batin, Kec.Terusan Nunyai, Lamteng, Jum’at malam 23 Desember 2022).

BACA JUGA:   Wakil Bupati Lampung Utara Ardian Saputra Hadiri Malam Puncak HUT ke-78 Kemerdekaan RI Tahun 2023 Di Desa Mulang Maya

“Dari hasil penyelidikan Kanit Reskrim Polsek Bumi Ratu Nuban, Bripka Hanggari Prayoga bersama anggota langsung bergerak, dan berhasil mengamankan terduga pelaku. Saat ini telah berdaa di Mapolsek guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ujar Kapolsek, Sabtu (24/12/2022).

Menurut Kapolsek Bumi Ratu Nuban, pada saat petugas melakukan interogasi terhadap terduga pelaku mengenai keberadaan motor milik korban, pelaku mengaku bahwa motor milik majikannya itu dititipkannya di salah satu rumah kerabatnya di daerah Sekincau Kab.Lampung Barat.

Iptu.Justin Afrian menjelaskan dimana kronologi kejadian, pada Rabu 7 Desember 2022 lalu sekira Pukul 18.30 Wib, korban menuju warung miliknya yang berada di Rest Area 116 B untuk bergantian jaga warung makan tersebut dengan pelaku NI.

Kemudian, NI meminta kunci motor korban dengan alasan pulang kerumah korban untuk beristirahat. Karena NI dianggap korban sudah bekerja selama lebih kurang dua bulan dengan korban, dia percaya terhadap pelaku dan memberikan sepeda motor miliknya.

BACA JUGA:   Menjalin kebersamaan, Babinsa melaksanaan gotong royong bersama warga Binaan.

“Lalu sekira pukul 20.30 Wib, pelaku menghubungi korban melalui pesan WhatsApp yang menyebut bahwa sepeda motor dan kontaknya ditaruh diparkiran, pelaku beralasan hendak jalan dengan temannya memggunakan mobil temannya yang sudah menunggu,” jelas lptu Justin.

Selanjutnya, setelah korban mengecek sepeda motor yang dimaksud, korban kaget ternyata sepeda motornya tidak ada di parkiran seperti yang dikatakan oleh pelaku. Kemudian korban menanyakan kepada petugas jaga parkir, yang menjelaskan bahwa tidak ada yang menitipkan motor maupun kontak motor milik korban di parkiran tersebut.

Korban yang panik, kemudian langsung pulang kerumahnya dan mendapati pakaian berikut barang barang milik pelaku (NI) sudah tidak ada lagi. Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan ke Polsek Bumi Ratu Nuban.

BACA JUGA:   Gelapkan Dana Perusahaan, Polisi Segera Kejar Pelaku Anto dan Ori

“Untuk saat ini, anggota sedang melakukan pengembangan, dan pengejaran terkait keberadaan sepeda motor yang dititipkan pelaku tersebut. Pelaku NI kita jerat dengan Pasal 378 dan atau 372 KUHPidana, dengan ancaman hukuman penjara selama 4 Tahun,” ungkap lptu. Justin.(Riki/red)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *