Tempat hiburan malam diduga milik Oknum Brimob dan Wartawan di demo ibu-ibu, yang tidak memiliki izin, buat resah warga. 

Avatar
banner 120x600

Way Kanan — PewartaInvestigasi.com — Tidak adanya suatu hal di dunia ini kebetulan , semua sudah direncanakan sejak awal , begitu juga gerakan emak-emak di Kampung Pakuan Baru Kecamatan Pakuan Ratu.

Aslinya emak-emak yang mendatangi cafe milik oknom wartawan HP dan Oknum Anggota Brimob Ze ini merupakan kekesalan warga selama ini setelah mereka menyadap percakapan di WA suami mereka tentang rencana untuk hihuran di cafe ini.

Tempat Hiburan yang berselogan “Mau Heppy Sesuaikan Isi Kantongmu Kawan”  , menyiapkan Pendamping Lagu sehingga ibu-ibu jengkel karena suaminya hiburan didamping wanita Pl.

Tentang perizinan tempat hiburan ini  dibenarkan oleh Kepala Kampung Edison yang menyatakan bahwa belum pernah ada orang yang mengurus perizinan untuk pembukaan tempat hiburan, Jumat (3/2/2023)

BACA JUGA:   Perayaan Nyepi Tahun Saka 1946, Kapolres Way Kanan Ajak Masyarakat Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama

” Tempat hiburan itu sepengetahuan saya sudah berjalan 6-8 bulan lamanya ada di kampung ini , dan keberadaan nya sudah membuat resah warga .” Ujarnya .

Ada beberapa ibu-ibu yang telah menyadap WA suaminya , dan mengadukan kepada Ibu Kepala Kampung tentang kelakuan suaminya yang sering ke Tempat hiburan ini, saat diacara arisan ibu-ibu.”  Tambah Edison.

Lebih lanjut dijelaskannya , Ibu-ibu telah izn ke Saya untuk melakukan demo penutupan tempat hiburan ini, saya persilankan asal jangan membuat keributan.

Ibu – ibu melakukan demi penutupan tempat hiburan dengan damai dan menuntut di tutup nya tempat hiburan milik oknum wartawan dan oknum anggota Brimob.” Tutupnya.

Hal ini diketahui dari beredarnya sebuah video yang terlihat juga ada seorang oknum polisi yang mengatakan bahwa bila melakukan rekam video atau gambar akan dikenakan uu ITE,

BACA JUGA:   Gelar Apel Mingguan, Bupati Adipati Ingatkan ASN Jaga Kedisiplinan

“Awas ada undang undang ITE nya lo,”Ungkap Oknum Brimob pemilik tempat hiburan tersebut.

Pernyataan oknum polisi tersebut tidak di gubris dan bahkan warga setempat meminta untuk sesegera mungkin untuk menutup tempat hiburan tersebut.

“kami cuma minta di tutup, kalo mau buka tempat hiburan malam silahkan tapi jangan dikampung kami,”Ujarnya emak-emak dengan kompak dalam sebuah video.

(SUIN KASIATI)

 

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *