Pengunaan Anggaran Sekolah di SMPN 1 Pedamaran Diragukan Realisasinya

Avatar
banner 120x600

Kayuagung – Pewartainvestigasi.com _ Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pedamaran, Catur Febiastuti, diduga korupsi ratusan juta rupiah di anggaran pengunaan Bantuan Operasional Sekolah tahun 2022.

Kejadian itu berdasarkan sumber di lapangan yang menerangkan bahwa tidak terlalu banyaknya kegiatan di sekolah, pemeliharaan, ataupun jam pembelajaran yang lebih, sehingga realisasi anggaran diragukan, katanya kepada media.

Diketahui realisasi anggaran Bantuan Operasional Sekolah di SMPN 1 Pedamaran tahun 2022, dicairkan tiga tahap Februari, Juni dan Oktober.

Dengan realisasi jumlah keseluruhan anggaran Rp. 842.113.000,. Tahap pertama, Rp. 229 310.000,. Tahap kedua, Rp. 383.493.000,. Tahap ketiga, Rp. 229.310.000.

Dari data yang didapat, pengunaan anggaran SMPN 1 Pedamaran, terbesar di Pembayaran Honor, Rp. 317.900.000,. terbesar kedua di Pemeliharaan Sekolah, Rp. 268.885.600, dan terbesar ketiga di Kegiatan Sekolah, Rp. 186.736.500,.

BACA JUGA:   Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat Menggelar Upacara Bendera

Sumber lain menerangkan bahwa aktifitas belajar mengajar di SMPN 1 Pedamaran terbilang wajar dan normal-normal saja seperti biasanya pulang tepat waktu, terkadang juga di percepat, sehingga Pembayaran Honor berjumlah Rp. 317.900.000, diragukan realisasinya.

Kemudian Pemeliharaan Sekolah, kata sumber, beberapa tahun lalu sekolah baru saja mendapatkan rehap gedung, dan kondisi sekolah masih sama, tidak banyak perubahan, serta terdapat beberapa kerusakan di atap dan di lantai, sehingga pengunaan anggaran yang berjumlah Rp. 268.885.600, diragukan realisasinya.

Kegiatan Sekolah berdasarkan keterangan dari sumber yang sama, menerangkan bahwa di Sekolah tidak terlalu nampak banyak kegiatan, sehingga pengunaan anggaran berjumlah Rp. 186.736.500 juga diragukan realisasinya, ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pedamaran, Catur Febiastuti, saat ingin di konfirmasi tidak ada di kantor, hingga di WhatsApp namun tak juga mendapat jawaban. (Akip H/Tim)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *