banner 728x250

Cabuli Anak di Bawah Umur, Satu Pelaku Diringkus Satu Masih DPO Polres Way Kanan

Avatar
banner 120x600
banner 468x60

Way Kanan ( PEWARTAINVESTIGASI ) Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak) Satreskrim Polres Way Kanan Polda Lampung mengungkap pelaku diduga melakukan persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur di Kampung Gistang Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Way Kanan.Kamis (07/09/2023).

Tersangka inisial SH (21) berdomisili di Kampung Gistang Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Way Kanan.

banner 325x300

Kapolres Way Kanan AKBP Pratomo Widodo melalui Kasat Reskrim AKP Andre Try Putra menjelaskan kronologis kejadian pada hari Rabu, 23-08-2023 pukul 06:30 WIB korban Mawar bukan nama sebenarnya usia 13 tahun pamit untuk berangkat ke sekolah.

pada saat pukul 13.30 WIB ibu korban menantikan anaknya pulang kerumah namun tidak kunjung datang, sehingga memutuskan untuk mencari di rumah keluarga korban yang berada di Kampung Gelombang panjang Kecamatan Kasui Kabupaten Way Kanan yang biasanya korban singgah tetapi korban tidak ada.

BACA JUGA:   PPWI Gelar Buka Bersama dan Santunan Yatim Piatu di Darul Aytam Al-Aziziyyah Bekasi

Selanjutnya ibu korban mendapatkan kabar bahwa Mawar dibawa oleh seorang pria yang berinsial AG lalu Ibu Korban memutuskan untuk melaporkannya ke Kepala Kampung, dan mendatangi rumah AG di Kampung Gistang namun di rumah tersebut tidak ada orang.

Beberapa waktu kemudian Ibu korban mendapatkan kabar dari saksi saksi bahwa korban dibawa oleh teman AG yang berinsial SH.
Atas kabar tersebut korban bersama SH ditemukan sedang berdua di kediaman SH di Kampung Gistang Kecamatan Umpu Semenguk, Way Kanan.

Menurut keterangan korban bahwa pada saat pulang sekolah korban dijemput oleh AG di Kasui dan dibawa Baradatu sampai di kebut sawit yang berada di pinggir jalan AG berhenti dan mengancam korban akan memukulnya apabila tidak melakukan hubungan intim dengannya.

BACA JUGA:   Kantor Markas PMI Lampura Tidak ditemukan Keberadaan Dilampung Utara Namun Dapat Dana Hibah

Setelah itu AG membawa koban ke rumah SH sampai ditempat pelaku lalu korban ditinggalkan oleh AG dengan alasan akan menjemput temannya dan saat berada dirumah tersebut, disitulah SH memaksa melakukan persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap korban.

Atas peristiwa yang dialami korban marasa takut terhadap pelaku sehingga ibu korban yang mendengar hal tersebut tidak terima dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Way Kanan untuk ditindak lanjuti.

Kronologis penangkapan TSK terjadi pada hari Kamis, 24-08-2023 pukul 15:00 WIB UPPA Satreskrim Polres Way Kanan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka di Kampung Gistang Kecamatan Umpu Semenguk Kabupaten Way Kanan.
Selanjutnya pelaku inisial SH dibawa ke Polres Way Kanan guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut sedangkan untuk rekan pelaku inisial AG masih DPO ,” Jelas Kasat Reskrim.

BACA JUGA:   Dugaan ada potensi Kerugian Negara Ratusan di UPTD SDN Kalibening Raya Dengan Cara Mar Up Dan Fiktif, Tahun 2022

Akibat perbuatannya, pelaku dapat dikenakan Pasal 81 Ayat (1) atau Pasal 82 Ayat (1) UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (Suin Kasiati)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *