Mobil truk Dinas Lingkungan Hidup di duga Buang Sampah Sembarangan

Avatar
banner 120x600

Oku Selatan (PI) Mobil truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten OKU Selatan menjadi viral di media sosial.truk tersebut terekam membuang sampah di sekitar Sungai Kisau, Kecamatan Muaradua, pada Senin malam, 24 Juni 2024, sekitar pukul 21.00 WIB.

Video yang merekam tindakan ini segera menyebar luas, memicu kemarahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat serta netizen.
Menanggapi kejadian tersebut, tim dari Dinas Lingkungan Hidup segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup OKU Selatan, Hermansyah Said, S.IP, melalui Kepala Bidang Pengelola Persampahan, Khoirunnas, ST., MM, membenarkan insiden itu.

Betul, sopir sudah dipanggil dan diberikan sanksi. Kami juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim DLH,” ucap Khoirunnas dalam keterangannya
Khoirunnas menjelaskan bahwa lokasi di mana truk tersebut membuang sampah bukanlah tempat pembuangan yang semestinya.

BACA JUGA:   Kepengurusan Pusat PWI Makin Runyam, Dewan Kehormatan Pecat Sekjen Sayid Iskandarsyah

Memang lokasi itu bukan tempat pembuangan sampah, sehingga atas kejadian itu kita juga langsung merespons dengan memanggil sopir,” katanya. Dia menegaskan bahwa DLH telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini dan memberikan sanksi tegas kepada sopir yang melanggar ketentuan tersebut.

Sudah kita atasi, sopir pun diberikan sanksi tegas karena sudah melanggar ketentuan di mana mobil harus membuang sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pelawi,” tegas Khoirunnas.

Ia menambahkan bahwa DLH akan segera mengambil langkah-langkah untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Tindakan sopir truk tersebut mendapat kecaman keras dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan mengapa seorang petugas dinas yang seharusnya menjaga kebersihan justru melakukan pelanggaran seperti ini.

BACA JUGA:   Sowan ke Kopassus, PPWI Bawakan Bibit Pohon Buah-buahan dari Lampung Timur

Beberapa warga bahkan meminta agar sopir tersebut dipecat untuk memberikan efek jera dan menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan.
Di sisi lain, insiden ini juga membuka diskusi mengenai pengelolaan sampah di Kabupaten OKU Selatan.

Beberapa aktivis lingkungan mengkritik sistem pengelolaan sampah yang dianggap belum optimal dan menyerukan perlunya peningkatan pengawasan serta pendidikan kepada petugas dan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Selain itu, insiden ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sungai Kisau, seperti banyak sungai lainnya, merupakan sumber daya alam yang harus dijaga bersama.Pembuangan sampah sembarangan tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat yang tinggal di sekitarnya..

BACA JUGA:   Bantuan Sapi Kelompok Tani Dugaan Disembelih Oleh Ketua Gapoktan "Wagio" Empat Ekor

(Andi Putra )

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *