Kayuagung ((PI) – Seorang konsumen Bussan Auto Finance (BAF) Kayuagung, dengan inisial AD, menyampaikan keluhannya terkait pelayanan dan kejelasan informasi yang diberikan saat hendak melunasi angsuran. AD merasa dipersulit dan tidak mendapatkan rincian yang jelas mengenai total biaya pelunasan. Senin, (22/12/2025).
AD menjelaskan bahwa awalnya ia ingin melunasi sisa angsuran kendaraannya di BAF Kayuagung. Namun, proses yang seharusnya mudah justru menjadi rumit dan membingungkan. Ia merasa tidak mendapatkan penjelasan yang memadai mengenai komponen biaya yang harus dibayarkan, sehingga menimbulkan kecurigaan.
“Saya datang ke BAF Kayuagung dengan niat baik ingin melunasi angsuran, tapi malah dipersulit. Rinciannya tidak jelas, tidak ada penjelasan detail mengenai biaya-biaya yang harus saya bayar. Saya merasa seperti diputar-putar,” ungkap AD dengan nada kecewa.
AD juga menyoroti sikap petugas BAF Kayuagung yang terkesan saling lempar tanggung jawab dalam memberikan penjelasan. Ketika AD bertanya mengenai rincian biaya pelunasan, petugas yang satu mengarahkan ke petugas yang lain, sehingga AD merasa tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.
“Petugasnya terkesan saling lempar bola. Ketika saya tanya rinciannya, mereka malah saling menyalahkan. Seharusnya mereka memberikan pelayanan yang baik dan memberikan informasi yang jelas kepada konsumen,” tambahnya.
Kasus yang dialami AD ini menyoroti pentingnya transparansi dalam layanan keuangan. Transparansi sangat penting untuk membangun kepercayaan antara konsumen dan penyedia jasa keuangan.
Diharapkan, pihak BAF Kayuagung segera melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan dan pemberian informasi kepada konsumen. Kejelasan informasi mengenai rincian biaya, prosedur pelunasan, dan hak-hak konsumen lainnya harus disampaikan secara terbuka dan mudah dipahami. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman dan membangun hubungan yang baik dengan konsumen. (Tim PPWI OKI/Red)






