Pertama di Sumsel – SMKN 2 Kayuagung Berinovasi, Mengawinkan Kriya Batik Tekstil dengan Kriya Kulit dalam Karya Sepatu

Avatar
banner 120x600

Kayuagung (PI) – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kayuagung menjadi sekolah pertama di Provinsi Sumatra Selatan yang melakukan inovasi dengan menggabungkan kriya batik tekstil dengan kriya kulit dalam pembuatan sepatu. Inovasi yang menjadi hasil karya pertama di tingkat provinsi ini diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi calon siswa dalam masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Kepala SMKN 2 Kayuagung, Dian Nurdianto, menyampaikan bahwa langkah inovatif ini merupakan bagian dari produk teaching factory yang dikembangkan oleh sekolah.

“Ini merupakan hasil karya pertama di Sumsel, sekolah yang berinovasi menggabungkan kedua kriya tersebut dalam pembuatan sepatu. Membuat produk sepatu dengan kombinasi batik dan kulit ini menjadi langkah awal kami dalam mengembangkan usaha produktif sekolah. Nantinya SMKN 2 Kayuagung akan mendirikan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga produk yang dibuat ataupun dihasilkan bisa dipasarkan ke masyarakat umum. Sekaligus untuk promosi PPDB,” jelasnya.

Produk hasil penggabungan tersebut telah dapat dilihat dalam bentuk sepatu yang jadi, menunjukkan hasil kerja sama yang baik antara siswa, guru, dan staf sekolah. Berbagai motif batik khas daerah yang diaplikasikan pada bahan kulit sepatu menciptakan produk yang unik dan memiliki nilai jual tersendiri.

“Kami berharap dapat terus mengembangkan inovasi ini, bahkan mungkin mengembangkan variasi produk sepatu lainnya dengan desain yang lebih beragam di masa depan. Dukungan dari seluruh guru dan staf SMKN 2 Kayuagung sangat besar dalam mewujudkan hal ini,” tambahnya.

Terpantau bahwa para siswa SMKN 2 Kayuagung juga menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pelatihan dan pengembangan karya sepatu dengan kombinasi batik tekstil dan kriya kulit. Banyak siswa yang aktif berpartisipasi dalam setiap tahapan pembuatan produk, mulai dari perancangan motif, proses pewarnaan pada bagian kulit dan tekstil, hingga finishing sepatu jadi.

“Ini menjadi kesempatan yang bagus bagi kami untuk belajar keterampilan baru dan mengembangkan kreativitas dalam pembuatan sepatu. Kami senang bisa menjadi bagian dari inovasi pertama di Sumsel,” ujar salah satu siswa yang terlibat dalam program tersebut.

Program ini juga diharapkan dapat membuka peluang kerja dan usaha bagi lulusan SMKN 2 Kayuagung, karena produk sepatu yang dihasilkan memiliki potensi pasar yang luas baik di tingkat lokal maupun nasional. (Tim/Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!