HBULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Gelontorkan Beras SPHP Untuk Menjaga Stabilitas Harga Beras

Avatar

Sanggau – kalbar – (PI) 6 Juni 2026 – Perum BULOG terus memperkuat langkah stabilisasi pangan nasional melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng (Minyakita) serta penggelontoran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai wilayah guna menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.

Kartika menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi dinamika harga beras di sejumlah daerah. Salah satu langkah utama yang saat ini dijalankan adalah percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG saat ini cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di seluruh Indonesia.” ujar Kartika.

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen. Sampai dengan tanggal 6 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan beras dan Minyakita untuk Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Sekadau telah terealisasi 65.23% atau sebanyak 725.400 Kg dari target penyaluran 1.112.120 Kg beras dan penyaluran Minyakita sebanyak 145.080 Liter dari target 222.424 Liter. Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026.

Selain bantuan pangan Beras Dan Minyakita, BULOG juga terus mengoptimalkan distribusi beras Stabilisasi Pasokan Dan Harga Pangan (SPHP) hingga mencapai sebanyak 657.405 Kg ke berbagai saluran distribusi resmi, termasuk pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Oleh karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata disetiap daerah di wilayah kerja Perum BULOG Kantor Cabang Sanggau,” tambah Kartika.

Pemerintah menilai bahwa kombinasi antara penyaluran bantuan pangan Beras dan Minyakita serta distribusi beras SPHP merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan ketersediaan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kecukupan pasokan beras Nasional.

BULOG juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman, baik dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi. Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” tutup Kartika.

 

(*/MJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *