Kadisdik OKI: Media Merupakan Mitra Strategis dalam Membangun Daerah dan Memajukan Pendidikan

Avatar

Kayuagung – (Pl) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Muhammad Refly, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya melalui penyebarluasan informasi dan penyampaian aspirasi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Refly dalam pertemuan dengan awak media belum lama ini. Ia menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi satuan pendidikan di lingkungan Dinas Pendidikan OKI untuk menjalin kemitraan dengan media sepanjang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan prinsip profesionalisme.

“Media adalah mitra kita dalam membangun daerah. Melalui kerja sama yang baik dengan media, kita dapat menyampaikan informasi terkait perkembangan pendidikan di OKI secara luas, sekaligus memperoleh berbagai masukan dari masyarakat untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujar Muhammad Refly.

Menurutnya, media memiliki fungsi strategis sebagai sarana penyebaran informasi publik sekaligus jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Keberadaan media yang independen dan profesional dinilai mampu membantu menyampaikan berbagai program pendidikan kepada masyarakat secara lebih luas, dan objektif.

Muhammad Refly menjelaskan, sinergi antara Dinas Pendidikan dan media diharapkan dapat memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan sektor pendidikan. Dengan demikian, berbagai kebijakan maupun program pendidikan dapat dipahami masyarakat secara utuh, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik, saran, dan masukan yang konstruktif.

“Kita sangat menghargai peran media dalam mendukung pembangunan pendidikan di OKI. Tidak ada larangan untuk bermitra dengan media. Sebaliknya, kami mendorong terjalinnya kerja sama yang baik demi kemajuan pendidikan di Kabupaten OKI,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kadisdik OKI menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan insan pers serta memberikan informasi yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pendidikan di daerah.

“Kami siap menerima berbagai masukan dan memberikan informasi secara transparan kepada media guna menjaga komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, insan pers, dan masyarakat,” pungkasnya.

Perspektif Pemikiran Tokoh Dunia

Pentingnya peran media dan keterbukaan informasi dalam kehidupan publik juga sejalan dengan pandangan sejumlah pemikir dunia.

Filsuf dan pejuang kebebasan berpendapat asal Inggris, John Stuart Mill, dalam karya On Liberty menegaskan bahwa kebebasan menyampaikan dan menerima informasi merupakan salah satu fondasi utama kemajuan masyarakat. Menurut Mill, pertukaran gagasan yang terbuka memungkinkan masyarakat menemukan kebenaran dan memperbaiki kebijakan yang ada.

Sementara itu, filsuf Jerman Jürgen Habermas melalui konsep public sphere (ruang publik) menjelaskan bahwa media berperan sebagai ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Dalam pandangannya, komunikasi yang terbuka dan rasional menjadi syarat penting bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang demokratis dan akuntabel.

Pandangan serupa juga disampaikan filsuf Amerika John Dewey, yang menyatakan bahwa demokrasi tidak hanya bergantung pada lembaga pemerintahan, tetapi juga pada tersedianya informasi yang memadai bagi masyarakat. Dewey menilai media memiliki fungsi penting dalam membangun masyarakat yang terdidik, kritis, dan partisipatif.

Dengan demikian, pernyataan Kadisdik OKI mengenai pentingnya kemitraan antara dunia pendidikan dan media mencerminkan semangat keterbukaan informasi serta kolaborasi yang selama ini dipandang para pemikir dunia sebagai salah satu unsur penting dalam pembangunan masyarakat yang maju dan berdaya saing.

 

(Tim PPWI OKI/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *