Mekakau Ilir,Kabupaten Oku Selatan,(Pewarta investigasi) 08 Agustus 2024.Mahalnya penjualan pupuk bersubsidi di kecamatan Mekakau Ilir kabupaten Oku Selatan, Tepat nya di desa kota dalam,Sangat meresahkan khususnya para petani,Baik petani kopi,jagung,jahe dan lainnya,Karena para petani tidak mampu membeli pupuk bersubsidi,Hinga perkebunan yang mereka harapkan untuk menunjang perekonomian, Namun perkebunan para petani kebanyakan tidak dapat mereka pupuk.
salah satu dari beberapa narasumber yang enggan di sebutkan namanya mengeluhkan mahalnya harga pupuk bersubsidi yang di jual oleh saudara WD di desa kota dalam, Sangat membuat mereka merasa terbebani dan atau tercekik,Dugaan mahalnya harga penjualan yang di lakukan saudara WD Yaitu diduga Rp.250000. Apakah harga pupuk bersubsidi memang begini harganya di Oku Selatan.
Kalu pun hanya di desa kota dalam,kecamatan Mekakau Ilir,Kabupaten Oku Selatan ini saja yang mahal,Kenapa dinas terkait,Kabupaten Oku Selatan seolah rabun dan tuli dengan adanya penjualan pupuk bersubsidi di atas harga eceran tertinggi (HET) yang di lakukan para mafia pupuk,Dan parahnya lagi diduga penjualan pupuk yang di lakukan saudara WD diduga ilegal dikarenakan penimbunan pupuk bersubsidi yang berada di gudang samping rumahnya tidak berizin.
Sedang kan saudara WD warga Desa Kota Dalam,Kecamatan Mekakau Ilir,Kabupaten Oku Selatan,Diduga melakukan penjualan pupuk bersubsidi jenis orea secara ilegal,Karena saudara WD namanya tidak terdaftar sebagai penyalur dan atau pengecer pupuk bersubsidi di perusahaan. besar dugaan saudara WD telah sengaja melanggar undang undang yang berlaku tentang penjualan pupuk tanpa izin.
Saat awak media meng komfirmasi saudara WD di kediamannya ( rumah nya ) beliau tidak bisa di temui jelas istri nya di karenakan sakit,Dan awak media menggali informasi dari istri saudara WD yang saat itu menggantikan suaminya mengurus bisnis rumahan yang sehari hari di lakukan oleh saudara WD sebagai pengepul kopi,jahe dll atau toke kopi.
Istri saudara WD saat di komfirmasi awak media mengatakan kalau pupuk yang sekarang ada di gudang samping rumahnya ini mereka dapat dari membeli atau menebus dari anggota kelompok tani,Desa Kota Dalam,Kecamatan Mekakau Ilir,Kabupaten Oku Selatan, Kelompok tani yang tidak dapat menebus dari kios penyalur pupuk kecamatan mekakau Ilir, Saudara WD/Istri menebus pupuk bersubsidi dengan harga 140 ribu dan pupuk bersubsidi hasil menebus dari kelompok tani tersebut di bawa dan di tumpuk dalam gudang samping rumah mereka,menurut penjelasan istri WD
Kurangnya pengawasan dari pihak yang terkait di Kabupaten Oku Selatan,Menimbulkan permasalahan penjualan pupuk bersubsidi menjadi sangat mahal, Sehingga di manfaatkan para mafia pupuk untuk meraup keuntungan yang sangat besar,Tanpa memikirkan dampakny terhadap petani.
(Tim/Umar)






