Bupati Kaur: Pendidikan Merupakan Hak Dasar Yang Wajib Dipenuhi Negara

Avatar

Kaur://http//pewartainvestigasi.com – Pemerintah Kabupaten Kaur menargetkan tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus pendidikan akibat keterbatasan biaya.

Target tersebut ditegaskan Bupati Kaur Gusril Pausi,

S. Sos. M. A. P, dalam kegiatan Safari Ramadan di Masjid Nurul Huda Desa Tanjung Baru Kecamatan Maje Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu, “(21/02/2026).

Kabupaten Kaur sendiri menjadi salah satu daerah penerima program Sekolah Rakyat (SR) dari Kementerian Sosial (Kemensos) pada tahun 2026.

Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 14 Kaur telah dimulai sejak Desember 2025 & ditargetkan rampung pertengahan 2026

Sekolah tersebut dirancang memiliki daya tampung hingga 1. 000 siswa dengan jenjang pendidikan lengkap mulai dari SD, SMP hingga SMA.

Program ini diharapkan mampu menjangkau anak-anak dari keluarga prasejahtera yang selama ini mengalami keterbatasan akses pendidikan

“Jangan sampai ada anak di Kaur yang tidak sekolah hanya karena persoalan biaya. Jika ada yang tidak mampu, pemerintah akan hadir & menyekolahkan mereka,”tegasnya

Menurur Bupati, pendidikan merupakan hak dasar yang wajib dipenuhi negara.

Karena itu, pemerintah daerah memastikan akan memfasilitasi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengenyam pendidikan secara gratis melalui program Sekolah Rakyat (SR).

Bupati juga menginstruksikan pemerintah desa untuk aktif mendata anak yang tidak sekolah atau berisiko putus sekolah karena faktor ekonomi.

Data tersebut akan menjadi dasar intervensi pemerintah agar tidak ada lagi anak yang terabaikan.

Dengan kehadiran Sekolah Rakyat (SR), Pemerintah Kabupaten Kaur optimistis angka partisipasi sekolah akan meningkat & kualitas pendidikan masyarakat semakin baik kedepan.

“Ini adalah sebagai bagian dari komitmen kami dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah Kaur. Pendidikan ini penting & harus, supaya Kabupaten Kaur memiliki SDM yang berkualitas & unggul,”katanya.

Sebagai informasi, saat ini, kegiatan belajar mengajar masih memanfaatkan gedung SMAN 11 Kaur di kawasan Pondok Pusaka.

Selain ruang kelas, fasilitas asrama juga digunakan untuk menampung para siswa sambil menunggu gedung baru selesai dibangun.

Pada angkatan pertama, Sekolah Rakyat (SR) Kaur telah menerima 100 siswa, terdiri dari 60 siswa jenjang SMP, & 40 siswa jenjang SMA.

Seluruh siswa tinggal di asrama sebagai bagian dari sistem pendidikan terpadu.

 

*”””( Samsudin )”””*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!