Way Kanan (PI) Warga kampung Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Waykanan , menunjukkan kepedulian terhadap kondisi infrastruktur dengan melakukan penimbunan jalan rusak secara swadaya di satu titik ruas Jalan RT 07 /Rk 1 Umpu Bhakti antara jalan Umpu bahakti penghubung jalan arah riyakudu simpang 5 ..Hari Jumat 15/05 /2026 11 : 30 wib
Berdasarkan Informasi secara langsung oleh salah satu warga yang bernama Bapak Sugiono menyampai kan ke awak media bahwa di sini sejumlah warga tampak bergotong royong menimbun ruas jalan yang mengalami kerusakan cukup parah hingga kegiatan penimbunan jalan berlubang ini atas kesadaran warga sendiri suka rela dan kegiatan ini di hadiri Bapak Heriyanto ,icon, junet ,Sholihin dan warga lain nya
Kegiatan penimbunan ini Megunakan seadanya seperti karung ,cangkul dan pengangkutan tanah tersebut memakai alat Lori untuk pengangkutan tanah menutup lubang-lubang jalan serta meratakan permukaan yang sebelumnya tergenang air dan sulit dilalui kendaraan karena jalan ini merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, baik sebagai jalur penghubung antarpermukiman maupun akses menuju pusat kecamatan Kondisi jalan yang rusak dan licin, terutama saat hujan, dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menghindari bahaya tingkat kecelakaan
Sugiono juga mengatakan, aksi swadaya tersebut dilakukan karena belum adanya penanganan perbaikan jalan, meskipun kerusakan sudah berlangsung cukup lama ” kami khusus nya warga masyarakat kampung Umpu Bhakti berharap agar pemerintah lebih perduli dengan kampung kami yang sampai saat ini belum ada perbaikan jalan apa lagi ini kan jalan poros .ucap pak Sugiono
Warga juga menilai inisiatif perbaikan tersebut muncul demi mencegah kondisi jalan semakin parah dan menghindari potensi kecelakaan lalu lintas.
“Kalau menunggu terlalu lama, takutnya makin rusak dan membahayakan pengguna jalan. Ini murni inisiatif warga demi kepentingan bersama,” tambahnya. Sugiono
Sementara itu, Kepala Desa Nusa Pandau, Siti Nurhayati, saat dikonfirmasi media ini membenarkan adanya kegiatan gotong royong warga tersebut. Namun, ia membantah anggapan bahwa Pemerintah Desa Nusa Pandau lamban dalam merespons kondisi jalan.
Menurutnya, pemerintah desa telah melakukan upaya koordinasi dan pengusulan perbaikan, namun keterbatasan anggaran serta status Jalan Patih Mangku sebagai jalan kabupaten menjadi kendala utama sehingga penanganan tidak dapat dilakukan secara menyeluruh oleh pemerintah desa.
“Kami tidak tinggal diam. Pemerintah desa sudah mengetahui kondisi jalan tersebut dan telah melakukan koordinasi serta pengusulan perbaikan. Namun karena keterbatasan anggaran desa dan kewenangan, penanganannya tidak bisa dilakukan secara menyeluruh dalam waktu singkat,” jelasnya, Selasa (23/12/2025).
Ia juga mengapresiasi kepedulian dan semangat gotong royong warga yang telah berinisiatif melakukan perbaikan sementara demi kelancaran aktivitas masyarakat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Kami mengapresiasi inisiatif warga. Ini bentuk kepedulian bersama. Pemerintah desa tentu akan terus berupaya mencari solusi agar ke depan perbaikan jalan dapat dilakukan secara lebih maksimal,” pungkasnya.
Kepala Desa dan Warga juga berharap instansi terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap perbaikan infrastruktur jalan di Desa Nusa Pandau, sehingga ke depan masyarakat tidak lagi harus mengandalkan swadaya semata untuk memenuhi kebutuhan dasar infrastruktur.
(Suin).







