Kayuagung – (Pl) Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengungkapkan rasa kecewa setelah mengetahui bahwa daging kurban dari Polres OKI pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 tidak dibagikan untuk masyarakat luas, melainkan hanya diperuntukkan bagi internal personil Polres OKI. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 27 Mei 2026.
Informasi ini diperoleh dari sumber masyarakat yang datang ke markas Polres OKI dengan harapan dapat menerima bagian daging kurban, namun akhirnya harus pulang dengan tangan kosong. Mereka mengaku merasa kecewa karena selama ini berbagai lembaga pemerintah daerah selalu membagikan daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Saya datang ke Polres OKI seperti tahun-tahun sebelumnya dengan harapan bisa mendapatkan bagian daging kurban. Namun, ketika sampai di lokasi, kami diberitahu bahwa daging kurban tahun ini hanya untuk internal personil Polres OKI, masyarakat tidak diperbolehkan masuk,” ujar salah satu masyarakat yang minta tak disebutkan namanya kepada awak media.
Mereka menjelaskan bahwa ketika ingin mendekati area di mana proses pemotongan dan pembagian daging kurban dilakukan, mereka dilarang oleh petugas keamanan yang bertugas di lokasi. Beberapa warga juga mengaku telah menunggu cukup lama dengan harapan bisa mendapatkan bagian, namun akhirnya harus pulang tanpa mendapatkan apa-apa.
“Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Polres OKI terkait hal ini. Kami hanya berharap agar ke depannya, kegiatan kurban dari lembaga pemerintah bisa kembali memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi mereka yang kurang mampu,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres OKI belum memberikan tanggapan resmi terkait informasi terkait pembagian daging kurban yang hanya diperuntukkan untuk internal personil.
(Jul PPWI OKI/Tim Redaksi)







