Kayuagung – (Pl) Masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengungkapkan rasa kecewa dan menyatakan bahwa slogan “Polri untuk Masyarakat” sepertinya hanya isapan jempol belaka. Hal ini muncul setelah diketahui bahwa pada peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026, sekitar 15 ekor sapi kurban yang disembelih di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) OKI tidak dibagikan untuk masyarakat luas.
Menurut sumber kepada media, seluruh daging kurban tersebut hanya diperuntukkan bagi personel internal Polres OKI. “Hanya untuk personel internal Polres OKI, tidak ada yang dibagikan untuk masyarakat,” jelasnya.
Kondisi ini membuat banyak warga yang datang ke Mapolres OKI dengan harapan mendapatkan bagian daging kurban harus pulang dengan tangan kosong. Mereka mengaku merasa kecewa karena selama ini selalu mendapatkan bagian dari kegiatan kurban, termasuk di Polres OKI pada tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun-tahun lalu kami selalu bisa mendapatkan bagian daging kurban dari Polres OKI. Namun tahun ini sangat berbeda, kami dilarang masuk dan diberitahu bahwa semua sudah diperuntukkan untuk personel mereka sendiri. Padahal ada banyak warga yang masih membutuhkan,” ujar salah satu masyarakat lainnya.
Terkait hal tersebut, Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto saat dikonfirmasi memberikan klarifikasi.
“34 teman-teman wartawan dibagikan, diterima oleh istri Bapak Adi,” katanya dalam konfirmasinya kepada awak media.
Namun penjelasan tersebut tidak mengurangi rasa kecewa masyarakat, yang berharap sebagian besar daging kurban dapat dibagikan kepada masyarakat luas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi lebih lanjut terkait alasan mengapa daging kurban tahun ini tidak dibagikan untuk masyarakat. (Jul PPWI OKI/Tim Redaksi)
Referensi:







