LAMPUNG UTARA (PI) – Rasa haru dan prihatin menyelimuti Dusun 2, Desa Curup Guruh Kagungan, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara. Seorang ibu rumah tangga bernama Maryana kini harus berjuang keras melawan penyakit kanker payudara yang menggerogoti tubuhnya.(14/10/2026)
Sang suami, Nuri, yang sehari-hari mengabdi sebagai anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) desa, mengaku sangat kesulitan membiayai pengobatan medis istrinya secara maksimal. Dengan penghasilan yang terbatas dari mata pencahariannya, keluarga ini kini hanya bisa berharap pada kepedulian dari pemerintah setempat serta para dermawan.
Secara khusus, Nuri memohon perhatian dan uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara beserta dinas terkait agar dapat membantu biaya pengobatan medis demi kesembuhan sang istri. Bagi masyarakat maupun dermawan yang ingin menyalurkan bantuan secara langsung, keluarga dapat dihubungi melalui nomor telepon/WhatsApp: 0831-9957-5315.
Mendengar kondisi memprihatinkan yang menimpa warganya, Kepala Desa Curup Guruh Kagungan, Tamrin, bersama sang istri dan organisasi Persatuan Wanita Mandiri (PWM) langsung turun ke lokasi untuk memberikan dukungan moral dan material. Pihak desa menyerahkan bantuan dana tunai sebesar Rp2.000.000,- guna meringankan beban biaya berobat Maryana.
”Warga saya, Ibu Maryana, saat ini sedang mengalami sakit kanker. Bantuan sebesar Rp2 juta ini diserahkan oleh Ibu Kades bersama ibu-ibu PWM. Semoga bantuan ini bermanfaat, dan insyaallah doa kita bersama dikabulkan agar adinda Maryana cepat diberikan kesembuhan,” ujar Kades Tamrin saat menyerahkan bantuan secara langsung.
Dengan mata berkaca-kaca, Maryana menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas perhatian serta kepedulian dari pihak pemerintah desa dan pengurus PWM.
”Terima kasih banyak ibu-ibu PWM dan Pak Kades atas bantuan dan partisipasinya. Mohon bantu doanya juga semoga saya bisa cepat sembuh,” tutur Maryana dengan nada haru.
Harapan besar kini tertuju kepada Pemkab Lampung Utara serta para dermawan luas agar penanganan medis yang lebih memadai dapat segera didapatkan oleh Maryana di kediamannya di Dusun 2, Desa Curup Guruh Kagungan.
(Red)






