banner 728x250

Wabup Drs. Rahmang Buka Rapat Orientasi Penyusunan RKPD Tahun 2025 Kabupaten Padang Pariaman

Avatar
banner 120x600
banner 468x60

Padang Pariaman, (PI) Dalam rangka persiapan penyusunan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025 sebagaimana yang diamanatkan oleh Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) menggelar Rapat Orientasi. Rapat berlangsung di Aula Balitbangda, Kawasan IKK Parit Melintang, Kabupaten Padang Pariaman,Propinsi Sumbar,pada Rabu, 17/1/2024.

Pada rapat yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang ini melibatkan pemangku kepentingan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, meliputi Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Direktur RSUD, dan Camat se-Kabupaten Padang Pariaman.

banner 325x300

Rahmang dalam arahannya mengungkapkan, orientasi merupakan langkah awal dalam menyamakan persepsi seluruh perangkat daerah serta pihak yang terlibat dalam penyusunan RKPD tahun 2025. “Kami sangat mengharapkan melalui pelaksanaan rapat orientasi penyusunan RKPD Kabupaten Padang Pariaman tahun 2025 ini, dapat dilakukan dialog yang konstruktif, terarah dan sesuai dengan kewenangan masing-masing,” katanya.

BACA JUGA:   Pengunaan Anggaran Pemeliharaan Berjumlah Ratusan Juta di Sekretariat DPRD OKI Diragukan Realisasinya

Dikatakannya lagi bahwa penyusunan RKPD Tahun 2025 diharapkan mampu melahirkan program dan usulan kegiatan yang strategis dan tepat sasaran sesuai dengan prioritas pembangunan tahun 2025 sehingga dapat mewujudkan Kabupaten Padang Pariaman yang baru, religius, cerdas, dan sejahtera. Seperti diketahui, selain penyusunan dokumen tahunan RKPD 2025 dan RKPD perubahan 2024, Bapelitbangda juga memiliki PR besar, yakni penyusunan Rancangan Awal RPJPD Kabupaten Padang Pariaman tahun 2025 – 2045. RPJPD merupakan dokumen perencanaan pembangunan makro berwawasan 20 tahun dan memuat visi, misi, dan arah pembangunan jangka panjang daerah, yang akan digunakan sebagai pedoman penyusunan RPJMD periode 5 (lima) tahun.

(NNL/Desi).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *