Diduga, Ada Kecurangan Pembangunan Jalan Rabat Beton di Desa Pius

Avatar
banner 120x600

Kisam Ilir – (PI) Di Desa Pius, Kecamatan Kisam Ilir, Kabupaten OKU Selatan, sedang dilakukan proyek pembangunan jalan rabat beton yang telah dibiayai dengan Anggaran Dana Desa tahun 2024.

Namun, proyek pembangunan jalan rabat beton ini, diduga tidak berjalan sesuai dengan rencana awalnya.

Berdasarkan laporan awak media yang terjun langsung ke lapangan, ditemukan kecurangan dalam pelaksanaan proyek tersebut, pada hari Sabtu 8 Juni 2024.

Pihak media melaporkan bahwa, ketinggian jalan tidak sama dengan rab yang tercantum dalam pagu anggaran. Bahkan, bagian tengah jalan turut ditimbun dengan tanah, hal yang jelas-jelas tidak sesuai dengan spesifikasi dalam anggaran.

Seharusnya, panjang jalan rabat beton tersebut adalah 150 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 15 cm. Dalam rencana aslinya.

BACA JUGA:   Unit Reskrim Polsek Ambawang Berhasil Ungkap Pelaku Tindak Pidana Pencurian

Dikatakan, proyek ini menggunakan beton mutu tinggi sebagai bahan utama yang dinilai dapat meningkatkan kualitas, dan ketahanan jalan tersebut.

Akan tetapi, hasil investigasi awak media di lapangan menunjukkan bahwa ketinggian jalan lebih rendah dari spesifikasi yang diperuntukkan.

Sebuah catatan selain dari ditemukan ketidak-sesuaian spesifikasi yaitu, dampak buruk yang dapat memicu kerusakan jalan lebih cepat dan perbaikan yang tidak tegas.

Kondisi variatif dikarenakan faktor-faktor tersebut, dapat mempengaruhi kualitas jalan dan penggunaan dana desa.

Mendapatkan keterangan lain dari pihak yang terlibat, Kepala Desa memberikan jawaban yang tidak sama dengan apa yang ditemukan oleh awak media.

“Kepala Desa di konfirmasi melalui whatsapp menyatakan bahwa, urutan ketebalan pekerjaan jalan adalah 0,15 cm x panjang 150 meter dan pekerjaan proyek itu belum selesai,” ungkapnya Kepala Desa saat di konfirmasi oleh awak media.

BACA JUGA:   Pembangunan Sandes Desa Kemala Raja Mecapai 80%

Namun, pantauan awak media menyebutkan bahwa pekerjaan jalan sudah hampir selesai hanya tinggal sekitar 2 meter lagi.

Pekerjaan ini, tentu saja memunculkan pertanyaan dan keprihatinan dari masyarakat serta adanya tuntutan transparansi, dan akuntabilitas dari pihak-pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek.

Awak media meminta, agar pihak yang berwenang segera menindaklanjuti pekerjaan jalan tersebut, dan merombak kembali proyek pembangunan sehingga sesuai dengan standard yang telah ditentukan.

Dilansir dari hasil pantauan awak media di lapangan, kasus kejanggalan ini seharusnya menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, agar proyek-proyek pembangunan bisa berjalan dengan baik, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, serta tidak merugikan Negara.

Reporter: (Andi Putra)

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *