DAERAH  

Halal Bihalal Pemerintah Kabupaten Way Kanan Tahun 1446 H / 2025 Pererat Silaturahmi Dan Sinergi Pembangunan

Avatar

Waykanan – Pewartainvestigasi – pemerintah Kabupaten Way Kanan pasca hari raya Idul Fitri 1446 H/2025 melalui surat undangan seketaris daerah no :005/173/1.02-WK/2025 menggelar Halal Bihalal guna memper erat sulaturahmi dan pembangunan acara  tersebut bertempat     di aula Gedung Serba Guna (GSG)kabupaten Waykanan  kamis 10/ April /2025

Kegiatan ini dihadiri oleh  Plt Bupati Way Kanan Ayu Alasalasiyah,
oleh jajaran Forkopimda, OPD, Instansi Vertikal,dan ASN Pemkab Way Kanan, Camat Sekabupaten Way Kanan, Kepala Kampung/Lurah Sekabupaten Way Kanan serta tamu undangan yang telah ditentukan, dan pers

Plt. Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiya hadir langsung membuka acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan, tausiyah agama, doa bersama, dan ramah tamah dalam nuansa Halal Bihalal.

Dalam sambutannya, Ayu Asalasiyah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H kepada seluruh hadirin. Ia menegaskan pentingnya menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Way Kanan yang mandiri dan sejahtera.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk saling memaafkan dan menyatukan tekad membangun Way Kanan ke arah yang lebih baik. Antara pemerintah daerah dan ASN di lapangan, seperti camat dan kepala kampung, harus senantiasa bersinergi secara berkelanjutan,” ujar Ayu.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Ibrahim Al Banjari mengangkat nilai-nilai keadilan dan kasih sayang Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa manusia tidak layak menyalahkan Tuhan atas doa yang belum dikabulkan, karena setiap manusia memiliki dosa dan ujian masing-masing.

Ia juga menjelaskan bahwa tradisi Halal Bihalal merupakan budaya khas Indonesia yang pertama kali dicetuskan oleh KH. Wahab Hasbullah dan dilaksanakan di Istana Negara pada tahun 1948 atas prakarsa Presiden Soekarno, sebagai sarana mendamaikan para tokoh politik yang berselisih.

Lebih lanjut, Ustadz Ibrahim membagi dosa ke dalam tiga jenis: terhadap diri sendiri, terhadap sesama, dan terhadap Tuhan. Ia menekankan pentingnya Halal Bihalal sebagai momen untuk saling memaafkan dalam hubungan antar manusia.

Doa juga dipanjatkan secara khusus untuk almarhum Ali Rahman, mantan Bupati Way Kanan, agar diampuni dosa-dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya oleh Allah SWT.

Acara dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting daerah, antara lain Pgs Dandim 0427/WK, Danlanud AD Garot Soebroto, Skadron 12/AJY, Ketua DPRD Way Kanan, Ketua MUI Way Kanan, Ketua Bawaslu Way Kanan, seluruh kepala OPD, camat, kepala kampung Way Kanan.

Halal Bihalal ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten  Way Kanan. (Su,in)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!