Semarang – (Pl) Maharani, S.H., mewakili Gus Imam selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Indonesia (DPW Ampetra) Jawa Tengah, melaksanakan audiensi resmi dengan Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (DPD Pepabri) Jawa Tengah, pada hari Minggu (14/6/2026).
Kunjungan diterima langsung oleh Ketua DPD Pepabri Jawa Tengah, Mayjen TNI (Purn) Muhammad Nur Rahmad beserta jajaran pengurus inti, di sekretariat organisasi yang beralamat di Jalan Hasanudin, Kota Semarang.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati penguatan kerja sama kelembagaan. Sebagai wujud kesepahaman, disetujui bahwa jajaran pengurus Pepabri yang meliputi posisi ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, serta kepala bidang advokasi akan turut mengisi struktur kepengurusan DPW Ampetra Jawa Tengah.
Mayjen TNI (Purn) Muhammad Nur Rahmad menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini bertujuan untuk saling mendukung, memberikan perlindungan hukum, serta membimbing pelaku usaha penambang tradisional agar dapat beroperasi secara tertib, aman, dan berkelanjutan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, Maharani, S.H., menyampaikan dukungan penuh atas kesepakatan yang terjalin. Ia berharap kehadiran jajaran pengurus Pepabri dapat memperkuat fungsi advokasi, pendampingan hukum, serta meningkatkan kredibilitas organisasi dalam melayani kepentingan para anggotanya.
Kedua lembaga menegaskan bahwa kerja sama ini dilaksanakan secara transparan, profesional, dan tetap berpegang teguh pada prinsip kemandirian masing-masing organisasi serta mematuhi hukum dan kode etik yang berlaku.
(Tim Redaksi)
(Suradi)







