Bandar Lampung (PI) — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, nilai-nilai pengabdian yang telah tertanam selama puluhan tahun dalam diri anggota Polri akan terus hidup dan menjadi kekuatan moral dalam menjaga keamanan, persatuan, serta mendukung pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Tahun 2026 mengusung tema “Purna Bakti Bukan Akhir Pengabdian, Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Tugas Polri Presisi” di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Kamis (30/07/2026).
“Pangkat boleh berakhir, tetapi pengabdian tidak pernah selesai. Bangsa ini tidak hanya dibangun oleh mereka yang masih bertugas, tetapi juga oleh mereka yang tetap memilih mengabdi bahkan setelah masa dinasnya berakhir,” ujar Gubernur.
Melalui momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Persatuan Purnawirawan (PP) Polri, Gubernur berharap organisasi tersebut semakin solid, semakin bermanfaat, dan terus menjadi wadah pengabdian bagi para insan Bhayangkara yang telah menyelesaikan tugas kedinasannya.
Gubernur menuturkan, dari berbagai kunjungannya ke pelosok Lampung, ia menangkap harapan masyarakat yang sederhana, yakni hidup dalam suasana aman, tenteram, serta memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan.
Menurutnya, rasa aman merupakan fondasi utama pembangunan. Tanpa keamanan, kepercayaan masyarakat tidak akan tumbuh, investasi sulit berkembang, dan kesejahteraan akan terhambat.
Ia menilai para purnawirawan Polri memiliki modal pengalaman, integritas, dan jiwa pengabdian yang tetap dibutuhkan masyarakat, meskipun telah tidak lagi mengenakan seragam.
“Pengalaman yang Bapak-Ibu miliki bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi menjadi bekal untuk membimbing masyarakat, menjadi penengah saat terjadi perbedaan, sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda,” katanya.
Gubernur juga mengapresiasi karakter pengayom yang melekat pada anggota Polri, baik yang masih aktif maupun yang telah purnatugas. Menurutnya, semangat tersebut merupakan hasil pembinaan panjang yang terus hidup di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengajak PP Polri untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam mewujudkan visi Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas.
Ia mendorong PP Polri berperan aktif dalam memperkuat ekonomi berbasis desa melalui koperasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan generasi muda, serta menjaga keamanan dan persatuan di tengah tantangan era digital yang diwarnai penyebaran hoaks dan provokasi.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si., mengucapkan selamat HUT ke-27 PP Polri dan berharap organisasi tersebut terus menjadi rumah besar pemersatu sekaligus penuntun moral bagi seluruh keluarga besar Polri.
Menurutnya, tema HUT tahun ini menegaskan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak berhenti setelah memasuki masa purna tugas. Semangat ‘Sekali Bhayangkara Tetap Bhayangkara’ menjadi bukti bahwa para purnawirawan tetap memiliki kontribusi besar dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia mengajak seluruh PP Polri Daerah Lampung untuk terus memperkuat sinergi dengan Polda Lampung, menjaga persatuan, serta memberikan masukan dan keteladanan bagi generasi penerus Polri.
Sementara itu, Ketua PP Polri Daerah Lampung Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Muhamad Ikhsan, M.H., menegaskan bahwa pensiun hanyalah akhir dari masa administrasi kedinasan, bukan akhir pengabdian.
Ia menyampaikan, hingga saat ini tercatat sebanyak 2.745 purnawirawan Polri tergabung dalam PP Polri Daerah Lampung. Seluruhnya berkomitmen terus mendukung stabilitas keamanan, memberikan masukan kepada Polri maupun pemerintah daerah, serta aktif melaksanakan kegiatan sosial di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung. (Pemerintah Provinsi Lampung).






