Minim Anggaran, PD Pasar Induk Batu Kuning Berhentikan Langganan Koran Cetak

Avatar

BATURAJA, PEWARTA INVESTIGASI — Sungguh miris dan sangat disayangkan, nyaris seluruh instansi di Lingkup Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) berhenti berlangganan koran cetak. Kebijakan ini dinilai sangat berseberangan dengan harapan para awak media, khususnya media cetak, mengingat peran pers sangat dibutuhkan dalam mempublikasikan setiap agenda dan kegiatan pemerintahan.

​Kondisi memprihatinkan ini salah satunya terjadi di Perusahaan Daerah (PD) Pasar Induk Batu Kuning, Baturaja. Direktur Utama PD Pasar Induk Batu Kuning, Radius Susanto, M.Si., mengungkapkan keterbatasan operasional di lembaga yang dipimpinnya tersebut.

​Radius menjelaskan bahwa operasional kantornya saat ini sangat minim. Dengan anggaran yang diterima hanya sekitar Rp120 juta per bulan, dana tersebut harus dibagi untuk membiayai gaji lebih dari 60 orang karyawan serta kebutuhan operasional lainnya.

“Kiranya para kepala biro dan wartawan dapat memaklumi. Kami tidak bisa berlangganan koran lagi dikarenakan tidak ada lagi anggarannya,” ungkap Radius saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).

 

​Keputusan ini tentu membuat para insan pers media cetak harus ‘gigit jari’. Sebelumnya, para wartawan menaruh harapan besar di bawah kepemimpinan Radius Susanto. Hal tersebut cukup beralasan mengingat latar belakang Radius yang pernah berkecimpung di dunia kewartawanan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebelum menjabat sebagai Dirut PD Pasar.

​Namun realitanya, kantor BUMD yang dipimpinnya kini justru tidak lagi mengalokasikan anggaran untuk berlangganan koran cetak—sebuah fasilitas dan kemitraan media yang padahal sempat berjalan pada periode kepemimpinan sebelumnya.

Laporan: Bambang Sutanto, S.Pd.

Editor: Pewarta Investigasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *