Kab.Agam, pewarta investigasi.com. Forum Peduli Canduang Koto Lawas – FPCKL telah melayangkan surat resmi ke Balai Wilayah Sungai Sumatera Padang V – PU.WAS-5 untuk menyerap sejumlah kejanggalan di lapangan, pada 7 Agustus 2026.
Dalam isi Tuntutan Masyarakat ke PU Balai WAS-5 surat, FPCKL ada 2 poin utama yang disampaikan,terkait pekerjaan dan langsung ditandatangani oleh ketua M.Ali Sabri dan Sekretaris Budianda.
1 Jalan Inspeksi Belum Dikerjakan
Dalam item pekerjaan terdapat pekerjaan jalan cor / jalan inspeksi. Namun sampai tanggal 4 Agustus 2026 belum ada kontraktor yang melakukan pekerjaan tersebut.
“jalan itu tidak bisa melewati mobil molen ready mix yang isinya minimal 3m3”
Padahal untuk jalan infeksi merupakan akses jalan sangat vital untuk pemeliharaan Sabo Dam yang juga untuk pekerjaan pengecoran menggunakan Ready Mixed sesuai Spek.
Sedangkan pekerjaan pengecoran diduga kuat tidak sesuai Spek dalam spesifikasi pekerjaan. Pekerjaan pembangunan dilapangan dilakukan secara Site Mixed atau manual.
Dengan adanya perbedaan yang cukup jauh ini tentu saja akan dapat berpotensi menurunkan mutu beton struktur Sabo Dam yang berfungsi untuk menahan lahar dingin gunung merapi.
Untuk itu, FPCKL meminta kepada pihak terkait, agar kiranya dapat secara langsung melihat kelokasi pekerjaan pembangunan Sabo Dam.
Di tempat terpisah, Ketua Umum LSM Garuda Nasional DPW Propinsi Sumatera Barat, Ratmansyah yang dikenal dengan nama panggilan, Bujang Rahmat, pada Sabtu 8/8/2026 di Sekretariat LSM Garuda Nasional, Padang Baru, Lubuk Basung,Kabupaten Agam, menegaskan bahwa berdasarkan laporan dari masyarakat ditempat lokasi pekerjaan Sabo Dam tersebut, sudah wajar untuk menanggapi keluhan dari masyarakat, karena pekerjaan yang kini dibangun nantinya akan dimanfaatkan untuk masyarakat juga. Dan seharusnya pekerjaan beton Sabo Dam tersebut, dilaksanakan dengan beton ( Redem Mix).tapi kenapa dialihkan kn beton Sistemik.
Sebagai lembaga kontrol sosial diminta pihak terkait, Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang dan kontraktor agar segera cepat dapat menjelaskan persoalan ini secara terbuka dan terang benderang.
Apapun bentuk pembangunan yang dikerjakan oleh instansi pemerintah bersama kontraktor, DPW LSM Garuda Nasional akan tetap membantu dan mendukung pekerjaan tersebut, asalkan sesuai dengan RAB dan mensejahterakan rakyat.
(Nas).






