Proyek Revitalisasi SDN 01 Bumi Nabung Senilai Rp714 Juta Disorot, Material Atap Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Avatar

LAMPUNG UTARA (PI) — Proyek pembangunan revitalisasi di SD Negeri 01 Bumi Nabung, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara, menuai sorotan tajam dari masyarakat dan awak media. Pengerjaan bagian atap sekolah tersebut diduga kuat menggunakan material atap spandek yang tidak memenuhi standar spesifikasi, karena kondisinya yang sangat tipis, mudah robek, serta berpotensi memicu kebocoran. Hal ini memicu kekhawatiran terkait keselamatan siswa dan tenaga pengajar di masa mendatang. (Selasa, 20/10/2026)
‎
‎​Proyek revitalisasi ini bersumber dari Bantuan Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp714.145.093,-. Adapun alokasi pekerjaan meliputi revitalisasi 4 unit gedung sekolah serta 2 unit toilet.
‎
‎​Dugaan pelanggaran spesifikasi teknis ini mencuat saat sejumlah awak media melakukan investigasi langsung ke lokasi pembangunan dengan didampingi oleh Ketua Komite Sekolah. Di lapangan, tim menemukan bahwa material atap spandek yang terpasang terbilang sangat tipis dan rentan rusak. Kondisi tersebut menguatkan dugaan bahwa material yang digunakan tidak berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) dan menyimpang dari Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS) proyek.
‎
‎​Saat dimintai keterangan di lokasi, Ketua Komite SDN 01 Bumi Nabung, Irul, mengaku bahwa pihak komite sama sekali tidak dilibatkan dalam kepanitiaan pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut. Ia menegaskan, jika proyek ini dikerjakan melalui sistem swakelola oleh pihak sekolah, pengawasan ketat mutlak dilakukan agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang dan potensi kerugian negara.
‎

‎​”Jangan sampai pembangunan ini menyalahgunakan wewenang dan mengabaikan faktor keselamatan. Jangan sampai hal ini membahayakan murid-murid di sekolah di kemudian hari,” tegas Irul.

‎
‎​Guna menjaga keberimbangan informasi, awak media telah berulang kali mendatangi sekolah untuk mengonfirmasi temuan tersebut kepada Kepala SDN 01 Bumi Nabung, Astuti Aryaningsih, M.Pd. Namun hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum berhasil ditemui dan terkesan menghindar saat hendak dimintai klarifikasi terkait transparansi serta kelayakan fisik bangunan tersebut. (Tim/Red)
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!