Cegah Kebakaran Susulan, Bupati Hamartoni Ahadis Cek Lahan Terbakar di Abung Selatan

Avatar

KOTABUMI (PI) – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara terus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi lahan pascakebakaran guna memastikan tidak ada titik api susulan yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

​Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis, turun langsung meninjau lokasi kebakaran lahan perkebunan kelapa sawit milik PT Nakau di Kecamatan Abung Selatan pada Jumat (23/10/2026).

​Kebakaran yang mulai melanda kawasan tersebut sejak Rabu (21/10/2026) dilaporkan menghanguskan puluhan hektare lahan perkebunan sawit milik perusahaan maupun masyarakat di wilayah Desa Kemalo Abung dan Desa Candi Mas. Berkat kerja keras tim gabungan, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan total pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

​Berdasarkan keterangan dari Bupati Hamartoni Ahadis, total luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 33 hektare.

​Dalam peninjauan lapangan tersebut, Bupati didampingi oleh jajaran Kepolisian, TNI, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara Sanny Lumi, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Erwin Saputra, S.T., M.M., Camat Abung Selatan Ahmad Agus Rama Halik, S.E., M.M., serta pihak manajemen PT Nakau.

​Langkah pengecekan ini dilakukan untuk memastikan situasi di lapangan benar-benar aman dan terkendali, sekaligus mendata kemungkinan adanya lahan milik warga sekitar yang turut terdampak.

​Di lokasi kejadian, Bupati Lampung Utara menegaskan kepada pihak perusahaan agar segera meningkatkan langkah mitigasi dan pengawasan ekstra di seluruh area perkebunan.

​”Upaya antisipasi harus diperketat untuk mencegah munculnya titik api baru. Ini penting sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus demi menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar kawasan perkebunan,” ujar Bupati.

​(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!