Bengkulu
Kaur://https//pewartainvestigasi.com – Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P, kembali menunjukkan kepemimpinannya yang responsif dan menyatu dengan masyarakat melalui rangkaian kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang digelar sepanjang Rabu (23/7). Agenda padat tersebut menjadi bukti konkret bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan komitmen nyata untuk hadir, mendengar, dan bekerja demi kepentingan rakyat. “(23/07/2025)”
Hari dimulai dengan pelepasan tim Taekwondo Kabupaten Kaur yang akan berlaga dalam Kejuaraan Bela Negara di Palembang. Acara berlangsung penuh semangat di halaman kantor bupati. Dalam sambutannya, Gusril Pausi memberikan motivasi kepada para atlet muda dan menegaskan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia berharap para atlet tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas serta menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kaur.
Selanjutnya, Bupati melanjutkan agenda ke Gedung Serba Guna Padang Kempas untuk menyerahkan sebanyak 2.778 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja sektor informal dan warga rentan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada dua keluarga yang ditinggalkan anggota keluarganya, masing-masing sebesar Rp42 juta dan Rp142 juta. Gusril menegaskan bahwa perlindungan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya formalitas, tetapi bentuk nyata keberpihakan negara terhadap rakyatnya yang bekerja keras mencari nafkah. Ia juga berharap bantuan ini dapat memberikan ketenangan serta dukungan moral bagi keluarga yang terdampak musibah.
Di sela jadwal resminya, Bupati juga menyempatkan diri untuk menghadiri resepsi pernikahan salah satu warga di Desa Padang Binjai, Kecamatan Tetap. Di acara yang berlangsung penuh kekeluargaan itu, Gusril tampil santai dan bersahaja, bahkan menyumbangkan sebuah lagu berjudul “Telah Kuberikan”. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan emosional antara pemimpin dan rakyat, serta mencerminkan sisi humanis seorang kepala daerah yang tidak berjarak dengan warganya.
Sore harinya, perhatian terhadap dunia olahraga kembali terlihat ketika Bupati menyerahkan bantuan kepada tim Sepak Bola SSB Amura, yang akan mengikuti Turnamen GEAS di Bogor. Dalam penyerahan tersebut, ia menyampaikan pentingnya pembinaan atlet usia dini dan peran olahraga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, dan prestasi daerah. Bupati berharap dukungan ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi tim dalam menampilkan performa terbaiknya di kancah nasional.
Sebagai penutup rangkaian agenda hari itu, Gusril Pausi juga memberikan bantuan dana sebesar Rp3 juta untuk salah satu masjid yang sedang dalam proses pembangunan. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kaur dalam mendukung penguatan kehidupan keagamaan dan sarana ibadah bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan sosok Gusril Pausi sebagai pemimpin yang tidak hanya aktif dan responsif, tetapi juga hadir secara utuh dalam dinamika sosial masyarakat. Kepemimpinannya menyentuh banyak aspek: mulai dari olahraga, perlindungan sosial, keagamaan, hingga kehangatan relasi sosial di tengah masyarakat. Dengan pendekatan humanis dan kerja nyata, Gusril terus menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar simbol, melainkanBupati Kaur Gusril Pausi Tegaskan Kepemimpinan Humanis dan Aktif Lewat Sejumlah Agenda Sosial-Kemasyarakatan
Kaur, 23 Juli 2025 – Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P, kembali menunjukkan kepemimpinannya yang responsif dan menyatu dengan masyarakat melalui rangkaian kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang digelar sepanjang Rabu (23/7). Agenda padat tersebut menjadi bukti konkret bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan komitmen nyata untuk hadir, mendengar, dan bekerja demi kepentingan rakyat.
Hari dimulai dengan pelepasan tim Taekwondo Kabupaten Kaur yang akan berlaga dalam Kejuaraan Bela Negara di Palembang. Acara berlangsung penuh semangat di halaman kantor bupati. Dalam sambutannya, Gusril Pausi memberikan motivasi kepada para atlet muda dan menegaskan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia berharap para atlet tidak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas serta menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kaur.
Selanjutnya, Bupati melanjutkan agenda ke Gedung Serba Guna Padang Kempas untuk menyerahkan sebanyak 2.778 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja sektor informal dan warga rentan. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada dua keluarga yang ditinggalkan anggota keluarganya, masing-masing sebesar Rp42 juta dan Rp142 juta. Gusril menegaskan bahwa perlindungan sosial seperti BPJS Ketenagakerjaan bukan hanya formalitas, tetapi bentuk nyata keberpihakan negara terhadap rakyatnya yang bekerja keras mencari nafkah. Ia juga berharap bantuan ini dapat memberikan ketenangan serta dukungan moral bagi keluarga yang terdampak musibah.
Di sela jadwal resminya, Bupati juga menyempatkan diri untuk menghadiri resepsi pernikahan salah satu warga di Desa Padang Binjai, Kecamatan Tetap. Di acara yang berlangsung penuh kekeluargaan itu, Gusril tampil santai dan bersahaja, bahkan menyumbangkan sebuah lagu berjudul “Telah Kuberikan”. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan emosional antara pemimpin dan rakyat, serta mencerminkan sisi humanis seorang kepala daerah yang tidak berjarak dengan warganya.
Sore harinya, perhatian terhadap dunia olahraga kembali terlihat ketika Bupati menyerahkan bantuan kepada tim Sepak Bola SSB Amura, yang akan mengikuti Turnamen GEAS di Bogor. Dalam penyerahan tersebut, ia menyampaikan pentingnya pembinaan atlet usia dini dan peran olahraga sebagai sarana membangun karakter, disiplin, dan prestasi daerah. Bupati berharap dukungan ini dapat menjadi motivasi tambahan bagi tim dalam menampilkan performa terbaiknya di kancah nasional.
Sebagai penutup rangkaian agenda hari itu, Gusril Pausi juga memberikan bantuan dana sebesar Rp3 juta untuk salah satu masjid yang sedang dalam proses pembangunan. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kaur dalam mendukung penguatan kehidupan keagamaan dan sarana ibadah bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan sosok Gusril Pausi sebagai pemimpin yang tidak hanya aktif dan responsif, tetapi juga hadir secara utuh dalam dinamika sosial masyarakat. Kepemimpinannya menyentuh banyak aspek: mulai dari olahraga, perlindungan sosial, keagamaan, hingga kehangatan relasi sosial di tengah masyarakat. Dengan pendekatan humanis dan kerja nyata, Gusril terus menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar simbol, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan hati.
(FS) amanah yang harus dijalankan dengan hati.
“( Samsudin )”






