Kotabumi (PI), 8 Juli 2026 – Salah satu wali mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO), Juaini Adami, menyampaikan bahwa pihak kampus tidak dapat disalahkan atas tertundanya keberangkatan program field trip internasional UMKO Tahun 2026 ke Malaysia.
Menurut Juaini Adami, sebanyak kurang lebih 80 mahasiswa Semester 6 yang mengikuti kegiatan tersebut telah melalui seluruh tahapan persiapan sesuai prosedur. Ia menjelaskan bahwa penyelenggaraan perjalanan bekerja sama dengan pihak penyedia jasa perjalanan, Tampia Group, dan biaya perjalanan sebesar Rp4,5 juta per mahasiswa telah diserahkan kepada pihak travel sesuai mekanisme yang telah ditentukan.
Juaini juga menjelaskan bahwa keterlambatan keberangkatan pesawat di Bandara Palembang merupakan kendala teknis yang tidak diinginkan oleh pihak mana pun. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan ataupun menyalahkan pihak kampus atas peristiwa tersebut.
Selain itu, ia menegaskan bahwa berdasarkan klarifikasi yang telah disampaikan oleh pihak UMKO, kampus tidak akan lepas tangan dan tetap berupaya mengawal penyelesaian permasalahan hingga tuntas. Sementara itu, pihak Tampia Group disebut telah meminta waktu penyelesaian paling lambat hingga 7 Agustus 2026 atau sekitar satu bulan sejak kejadian.
Sebagai salah satu wali dari mahasiswa peserta field trip, Juaini Adami mengimbau seluruh orang tua mahasiswa agar tidak menyebarkan opini yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, seluruh pihak sebaiknya memberikan kesempatan kepada pihak travel untuk menyelesaikan tanggung jawabnya sesuai dengan waktu yang telah disepakati.
“Jangan sampai permasalahan ini menimbulkan opini liar yang dapat merugikan nama baik UMKO. Kampus telah berupaya menjalankan tugasnya dan tetap berkomitmen mendampingi mahasiswa dalam proses penyelesaian persoalan ini,” ujar Juaini Adami.
Ia pun berharap persoalan tersebut dapat segera diselesaikan dengan baik sehingga seluruh hak mahasiswa dapat dipenuhi dan permasalahan tidak berlarut-larut.
(Tim/Red)







