LAMPUNG UTARA (PI) Viral bagi- bagi Proyek oleh salah satu OPD yang ada dilampung Utara, bukan kali pertama terjadi, pada tahun 2025 hal ini sempat mencuat dan menggemparkan dua maya.
Komentar dan cacian Warganet memenuhi kolom komentar di Medsos Facebook di grup Lampung Utara bangkit kala itu.
Tahun ini permasalahan itu kembali terulang, kembali warganet dibuat geram terkait bagi- bagi proyek yang diduga dilakukan oleh Plt, Kadis Perkim Dirgantara dengan cara menarik setoran.
Menyikapi permasalah dugaan bagi- bagi proyek yang telah viral dan membuat gaduh masyarakat Lampung Utara, Ketua DPC LSM GEMPUR Kabupaten Lampung Utara, Ahmad Syarifudin, meminta aparat penegak hukum dan Inspektorat menelusuri dugaan pengondisian pengaturan paket proyek di lingkungan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Lampung Utara dan PUPR dangan cara menarik setoran
” Masalah ini bukan kali pertama terjadi, tahun lalu pun seperti ini, tak ada asap jika tak ada api.saya harap inspektorat dan APH bisa menelusuri masalah ini, tindak tegas jika mereka terbukti melakukan KKN,” ujar Ketua Gempur. Selasa ( 11/8/2026)
Menurut Ketua Gempur, terjadinya kegaduhan ini, Viralnya Dugaan Plt Kadis Perkim Bagi- bagi proyek yang telah dikondisikan memiliki hubungan sebab akibat. Kritik tajam yang dilontarkan warganet kepada dinas Permukiman dan PUPR, bukan tanpa alasan.
” Jangan abaikan informasi warganet ini, Masalah ini SDH dua kali terjadi, APH dan Inspektorat harus segara menelusuri masalah ini,” terangnya
Lebih Lanjut, Ketua Dpc Gempur Lampung Utara,Ahmad Saripudin berharap kepada dinas PUPR dan Perkim dapat menyajikan informasi terkait proses tender pengadaan dapat diakses publik sesuai ketentuan yang berlaku sehingga masyarakat dapat ikut melakukan pengawasan.
“Transparansi bukan pemberian, melainkan hak rakyat. Jangan biarkan proyek rakyat menjadi lahan jatah-jatahan yang hanya diketahui oleh mereka yang berkuasa,” pungkas Saripudin
Sebelumnya awak media telah melakukan konfirmasi langsung kepada Plt. Kadis Perkim, Dirgantara di Ruang Kerjanya terkait masalah Dugaan bagi- bagi Proyek di dinas Perkim tersebut. Senin ( 10/2026)
” Saya ngak mau respon apa- apa, jika mereka lebih tau dari saya, Alhamdulillah, buat berita banyak- banyak, keluar kan data yang mereka punya, saya tampung saya tadah,” ujar Dirgantara
Selain itu Dirgantara berharap kepada warganet yang memiliki data lengkap terkait masalah ini agar bisa melaporkan nya ke APH, agar masalah ini menjadi jelas.
” Ada data lengkap terkait masalah ini silahkan laporkan ke pihak berwajib,” terang Dirga (***)






