banner 728x250

Mahasiswa dan Mahasiswi KKN Unila Lampung Kuliah Kerja Nyata disambut Baik Masyarakat Desa Banjar Negara

Avatar
banner 120x600
banner 468x60

Way kanan (PI) Dalam kedatangan KKN unila mahasiswa,siswi Kuliah Kerja Nyata(KKN) Universitas Lampung tahun periode 1(satu) 2024 telah melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Banjar Negara,

Kec. Baradatu, kab.way kanan tentang pengendalian OPT(organisme pengguna tumbuhan) dengan biopestisida alami.
Kegiatan ini berlangsung pada hari sabtu tgl 20 Januari 2024. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh kelompok tani dan anggota kelompok taninya, di Desa Banjar Negara, kec.baradatu, Way Kanan Lampung.
Selasa,06/02/2024.

banner 325x300

Kelompok KKN Unila mahasiswa dan mahasiswi yang datang dari lampung ke desa tujuan desa banjar negara terdiri dari
1.Jonathan Rivaldo Gultom(kedokteran)
2.Dicky Atama Putra(manajemen)
3.Reyhan Akbar Pengestu(teknik pertanian)
4.Dona Okta Risna(teknik kimia)
5.Khairunnisa Nawawi(hukum)
6.Nanda Fitria(manajemem)
7.Wenti Septia Pratama(geofisika)

Dalam sosialisasi ini masyarakat yang ada di desa banjar negara adalah desa yang masyarakanya sumber mata pencarianya petani. Budidaya tanaman jagung menjadi tanaman yang paling banyak diminati oleh petani khusunya di Desa Banjar Negara.

BACA JUGA:   Alat Deteksi Pergerakan Tanah Yang Dibantu Dari Dana Pusat Untuk BPBD Agam Kurang Berfungsi

Ketua koordinator desa KKN Unila di Desa Banjar Negara, Jonathan Rivaldo Gultom, mengatakan masyarakat yang kebanyakan petani jagung telah banyak mengalami kerugian pada tanaman jagungnya akibat OPT atau hama tanaman jagung petani. “Sementara itu, OPT(organisme pengguna tumbuhan) ini dapat menghambat budidaya dari tanaman jagung kita.” Koordinator desa KKN unila.

Selanjutya dalam penggunaan biopestisida alami dapat meningkatkan hasil produksi petani, tanaman bebas dari bahan kimia, biayanya produksi lebih rendah, tidak mudah menimbulkan hama dan juga meningkatkan dalam aspek ekonomi petani, sehingga meningkatkan penghasilan petani tadi.

Dalam sosialisasi ini diberikan materi mengenai pengendalian OPT (organisme pengguna tumbuhan) dengan biopestisida alami, dalam penggunaan biopestisida alami sangat berbeda dari yang kimia pada tanaman jagung khususnya petani di desa

BACA JUGA:   GRANAT Lampung Apresiasi KAPOLDA Lampung Dan Jajaran Direktorat Reserse Narkoba POLDA Lampung.

Selaku penanggung jawab, Dona Okta Risna dan Reyhan Akbar Pangestu, mengatakan perlunya peralihan dari biopestsida kimia ke biopestisida alami.
Karena biopestisida kimia dapat menganggu kesehatan manusia dan kerusakan tanaman.

Dalam pembuatan biopestisida alami sangatlah mudah dan biaya cukup ringan, bahannya mudah dicari dan ditemukan.
Bahan-yang diperlukan seperti
1. Wadah yang tertutup
2. Air cucian beras
3. Bawang putih dan kulit bawang putih
4. Daun hijau seperti daun mimba, sirih, cengkeh, selasih, sirsak, dan umbi gadung.

Dalam cara pembuatannya semua bahan yang di atas dicampur dan didiamkan selama satu malam lalu disaring dan disimpan dalam wadah botol semprot. Setelah itu, dapat digunakan pada larutan air dengan perbandingan 1:10.

“Dengan diadakannya sosialisasi ke masyarakat, kami KKN unila berharap biopestisida alami ini dapat dicoba pada tanaman jagung yang berada di desa tempat saya kunjungi. Semoga hal ini dapat membantu petani jagung.” ujar KKN unila lampung.

BACA JUGA:   Herru Septiadinata,SE Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman

Dan takluput pula masyarakat dan kelompok tani di desa banjar negara banyak berterima kasih kepada KKN unila lampung, atas kedatangan dan memberi ajaran tentang biopestisida untuk petani jagung.

(Suin Kasiati)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *