Midang Morge Siwe” – Tradisi Khas Lebaran Kayuagung Digelar Hari ke-3/4, Diikuti Seluruh Kelurahan Se-Kecamatan Kayuagung

Avatar

Kayuagung (PI) – Masyarakat Kecamatan Kayuagung meramaikan tradisi khas Lebaran yang dikenal dengan sebutan “Midang Morge Siwe”, yang digelar pada hari ke-3 atau ke-4 perayaan Idul Fitri. Acara yang menjadi bagian dari budaya lokal ini diikuti oleh seluruh kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Tradisi yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini menjadi momen yang sangat dinanti oleh masyarakat. Kegiatan yang penuh warna dan kebersamaan ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi antar warga, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Kayuagung.

“Midang Morge Siwe adalah tradisi yang kita jaga dan lestarikan dari generasi ke generasi. Setiap tahun, setelah hari raya Idul Fitri, kita kumpulkan seluruh warga dari berbagai kelurahan untuk meramaikan acara ini,” ujar salah satu warga Kayuagung.

Dalam tradisi ini, setiap kelurahan mengirimkan perwakilan yang membawa aneka hidangan khas Lebaran serta perlengkapan untuk acara yang diadakan di lokasi pusat. Warga berkumpul bersama untuk makan bersama, saling berbagi cerita, serta melakukan berbagai aktivitas budaya seperti tarian tradisional dan pertunjukan musik lokal.

Banyak warga yang mengaku sangat menantikan tradisi ini setiap tahunnya. “Kita selalu menunggu hari ke-3 atau ke-4 Lebaran untuk mengikuti Midang Morge Siwe. Ini adalah saat di mana kita bisa bertemu dengan saudara dan tetangga dari seluruh kecamatan, mempererat tali silaturahmi, dan merasakan kehangatan budaya kita sendiri,” ujar Siti Aisyah, warga Kelurahan Kedaton.

Pemerintah Kecamatan Kayuagung juga memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan tradisi ini. Menurut Camat Kayuagung, tradisi seperti ini penting untuk dijaga karena dapat memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan antar masyarakat.

“Kami sangat mendukung pelaksanaan tradisi Midang Morge Siwe. Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, acara ini juga mampu mempererat hubungan antar warga dari berbagai kelurahan. Semoga tradisi ini terus berlanjut dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Kayuagung,” ujarnya.

Acara berjalan dengan penuh keceriaan dan kehangatan hingga sore hari, dengan harapan agar nilai-nilai budaya yang terkandung dalam tradisi Midang Morge Siwe dapat terus diteruskan kepada generasi muda. (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!