Diduga Bagi-Bagi Proyek, Plt. Kadis Perkim Lampung Utara Tuai Kritik Pedas Netizen

Avatar

LAMPUNG UTARA (PI) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim/Perkimciptaru) Kabupaten Lampung Utara, Dirgantara, ST., MT., menjadi sorotan tajam di media sosial. Foto dan kinerjanya mendadak viral di salah satu grup jejaring sosial lokal Lampung Utara yang memiliki lebih dari 40 ribu anggota.

​Hampir sepekan terakhir, unggahan terkait Plt Kadis Perkim tersebut menduduki deretan topik hangat dan menuai kritik pedas dari puluhan warganet. Gelombang sorotan publik ini dipicu oleh dugaan pengondisian pembagian paket proyek di lingkungan dinas terkait sebelum proses lelang resmi berjalan.

​Praktik pengondisian tersebut disinyalir dilakukan dengan mekanisme serah terima sejumlah uang kepada oknum pemberi proyek.

​”Di tempat saya material sudah menumpuk, padahal proyek belum ditenderkan. Infonya bulan ini baru ditenderkan, kok bisa ya?” tulis salah satu netizen di kolom komentar.

​Tanggapan senada membanjiri kolom komentar. Netizen mempertanyakan standar kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Utara jika pengerjaan paket proyek sudah diatur jauh-jauh hari sebelum proses tender dibuka.

​Warganet mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan menindaklanjuti dan mengusut tuntas dugaan penyimpangan ini agar informasi yang beredar di masyarakat menjadi terang benderang.

​”Mau jadi Lampung Utara jilid II (OTT KPK) kalau seperti ini kondisinya,” celetuk netizen lainnya.

​Selain isu pengondisian proyek, beredar pula unggahan lain di lini masa yang menyebutkan sulitnya kontraktor swasta lokal mendapatkan pengerjaan proyek lantaran dugaan adanya oknum PNS dan pejabat daerah yang turut memperebutkan jatah proyek.

​Secara terpisah, seorang kontraktor lokal di Lampung Utara yang meminta identitasnya dirahasiakan mengakui sulitnya mendapatkan pengerjaan proyek pemerintah di daerah tersebut.

​”Ya, mungkin kalian sudah tahu jawabannya apa. Ini sudah menjadi rahasia umum, saya tidak perlu jelaskan panjang lebar. Cari saja informasinya sendiri, pasti sudah paham,” ungkapnya.

​Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi dan klarifikasi masih terus dilakukan kepada Plt. Kadis Perkim Lampung Utara beserta pihak-pihak terkait atas tuduhan yang beredar luas di media sosial tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *